
Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup melemah pada perdagangan Kamis (8/1/2026). Walau demikian, saham konstituen seperti ADRO, BBNI sampai BBRI tetap ditutup menguat.
Melansir IDX Mobile, indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia ini ditutup melemah 0,57% ke 560,02. Sebanyak 17 saham ditutup melemah, 6 saham ditutup menguat, dan 4 saham tak berubah.
Sepanjang perdagangan hari ini indeks bergerak di rentang 560,02 hingga 566,87. Sebanyak 6,15 miliar saham ditransaksikan dengan nilai Rp9,67 triliun. Kapitalisasi pasar indeks Bisnis-27 saat ini mencapai Rp4.237 triliun.
: Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat, Saham ADRO, HEAL hingga BRPT Melaju
Saham konstituen yang tetap menguat adalah PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) yang ditutup naik 1% ke Rp2.030, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik 0,24% ke Rp4.210, dan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) ditutup menguat 0,27% ke Rp3.710.
Kemudian, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) ditutup naik 1,31% ke Rp3.090, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) naik 1,77% ke Rp460, dan saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) ditutup menguat 0,48% ke Rp31.650.
Di sisi lain, saham konstituen yang ditutup melemah hari ini antara lain adalah saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) turun 7,82% ke Rp1.710, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) turun 1% ke Rp1.975, dan saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turun 9,35% ke Rp3.490.
Berikutnya, saham PT Astra International Tbk. (ASII) ditutup melemah 0,36% ke Rp7.000, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 1,23% ke Rp8.050, saham PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) turun 1,40% ke Rp1.410, hingga saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) ditutup turun 5,14% ke Rp6.000.
Meski indeks Bisnis-27 hari ini melemah, dalam sepekan terakhir level indeks saat ini mencerminkan pertumbuhan 0,80%, atau 1,58% dalam sebulan terakhir. Dalam lima hari perdagangan awal 2026, indeks ditutup menguat pada 3 hari perdagangan, dan sisanya ditutup melemah.
: : Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat Tedorong Saham INCO, NCKL hingga ANTM
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.