
Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (13/2/2026). Meskipun begitu, sejumlah saham seperti BUMI, INKP, hingga MAPI masih melaju hari ini.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 16.00 WIB, indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia itu ditutup terkoreksi 0,91% ke posisi 538,67. Sebanyak 17 saham melemah, 5 stagnan, dan 5 saham masih bertenaga.
Penguaran harga saham dipimpin oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang naik 8,15% ke Rp292, saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) naik 3,14% ke Rp9.850, dan saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) menguat 2,32% ke Rp1.325.
Selain itu, saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) menguat 2,26% ke Rp29.400 dan saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) menguat 0,39% ke Rp2.560 per saham.
Sebaliknya, saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) terkoreksi 3,12% ke Rp1.865, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) melemah 3,09% ke Rp3.450, dan saham PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) melemah 2,62% ke Rp1.300.
Pelemahan juga dialami oleh saham PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) yang melemah 2,60% ke Rp2.250, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melemah 2,27% ke Rp2.150, dan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) melemah 2,12% ke Rp1.845.
: Prabowo Tantang Bos Danantara Cetak Return on Asset 7%
Sebelumnya, sejumlah analis memperkirakan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini peluang menguat dan memberi rekomendasi saham unggulan pada perdagangan, Jumat (13/2/2026).
Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan, skenario terbaik posisi IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440.
“Waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.155-8.202,” seperti dikutip dalam riset harian, Jumat (13/2/2026).
IHSG diproyeksikan bergerak pada rentang support 7.863, 7.712 dan resistance 8.354, 8.517.
Sementara itu, Tim Riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak di level resistance 8.300 dan support 8.180.
Kemarin Kamis (12/2), indeks komposit ditutup turun 0,31 ke 8.265 pascamengalami reli selama 3 hari berturut-turut. Indeks ditutup melemah antara lain didorong oleh aksi ambil untung menjelang long weekend, sementara investor masih cenderung melakukan strategi trading jangka pendek di tengah kondisi ketidakpastian yang masih ada.
Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas level MA5 dan MA200 meskipun tidak berhasil bertahan di atas level 8.300. Meskipun disinyalir terjadi distribusi seiring dengan aksi profit taking, tetapi histogram negatif MACD berlanjut menyempit dan Stochastic RSI berlanjut bergerak menguat di area pivot.
“Diperkirakan IHSG akan cenderung bergerak sideways pada kisaran 8.180-8.300 pada perdagangan Jumat (13/2), menjelang libur Tahun Baru Imlek,” tulis riset tersebut.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.