Industri kripto bertumbuh, exchanger lokal memperkuat fundamental dan ekspansi

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Di tengah fluktuasi,  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 482,23 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi menjelaskan, penopang besarnya nilai transaksi tersebut adalah pertumbuhan jumlah investor aset kripto di dalam negeri.

Hingga November 2025, jumlah investor kripto tercatat mencapai 19,56 jut. meningkat 2,5% month to month (mtm) dibanding Oktober 2025 yang berada di level 19,08 juta investor. “Hal ini menunjukkan, kepercayaan konsumen dan kondisi pasar aset kripto nasional terjaga dengan baik,” jelas Hasan, belum lama ini. 

terkait perkembangan kripto, Salah satu exchanger lokal. PT Tiga Inti Utama (Triv) berupaya membangun ekosistem kripto Indonesia yang sehat dan berkelanjutan.

Urgensi Proof of Reserve dan UU P2SK dalam Menguatkan Keamanan Dana Investor Kripto

CEO dan Founder Triv, Gabriel Rey mengatakan, perjalanan perusahaan berlangsung seiring dengan berbagai perubahan besar di industri kripto, mulai dari tingginya volatilitas pasar hingga penguatan regulasi dan tata kelola.

Dinamika tersebut menjadi proses pembelajaran penting. “Perjalanan ini membentuk Triv menjadi perusahaan yang lebih matang, adaptif, dan berorientasi jangka panjang,” ujarnya, Sabtu (17/1). 

Triv terus menjaga keberlanjutan operasional sekaligus mengembangkan layanan transaksi yang semakin lengkap dan ramah pengguna. Selain itu, membangun basis pengguna yang tumbuh secara berkelanjutan serta menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, baik di dalam maupun luar negeri.

Seiring berjalannya waktu, Triv menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari volatilitas pasar, perubahan regulasi, hingga beragamnya tingkat literasi masyarakat.

Transparansi Dongkrak Kepercayaan, Aset Tokocrypto Tembus Rp 5,8 Triliun

Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan itu mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta penguatan sistem keamanan dan teknologi. “Kami terus mengadaptasi strategi bisnis, memperkuat edukasi pengguna, dan meningkatkan sistem keamanan agar tetap relevan dan berkelanjutan,” ujar Rey.

Satu dekade pertama perjalanan perusahaan tersebut mennadi fondasi untuk memperkuat posisi Triv di industri kripto Indonesia Fase berikutnya fokus pada kontribusi yang lebih besar bagi industri. 

Sepanjang 2026, Triv memfokuskan strategi pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan edukasi dan literasi kripto bagi masyarakat Indonesia.

Terkait prospek industri, Triv memandang masa depan industri kripto Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Syaratnya, didukung oleh regulasi jelas, edukasi kuat, serta inovasi bertanggung jawab.