
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) melalui anak usahanya PT Energi Surya Halmahera (ESH) mengumumkan telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada 19 Januari 2026 lalu.
Melalui penandatanganan PJBL tersebut, PLN memberi kepercayaan kepada KEEN untuk membangun dan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tobelo dengan kapasitas 10 megawatt (MW) yang dilengkapi dengan baterai berkapasitas penyimpanan 8,4 megawatt hour (MWh).
KEEN lewat ESH akan menjual listrik hasil produksinya kepada PLN untuk jangka waktu 20 tahun sejak PLTS Tobelo beroperasi. Adapun nilai kontrak PJBL ini kurang lebih sebesar US$ 25 juta.
Agung Podomoro (APLN) Ungkap Penjualan Mall Deli Park, Nilainya Rp 2,44 Triliun
PLTS Tobelo akan segera memulai proses konstruksi pada 2026 dan ditargetkan dapat mulai beroperasi secara komersial pada kuartal I-2027. Setelah pembangunan selesai, maka akan ada peningkatan kapasitas listrik terpasang KEEN yang berdampak pada kenaikan hasil produksi listrik perusahaan.
“Perolehan kontrak penting ini membawa dampak yang sangat positif bagi keuangan perusahaan, karena akan meningkatkan pendapatan perusahaan,” tulis Corporate Secretary Kencana Energy Lestari Diana Limardi dalam keterbukaan informasi, Selasa (20/1/2026).
Selain itu, perolehan kontrak ini akan menambah portofolio proyek KEEN dan kelangsungan usaha emiten tersebut semakin terjaga dengan durasi kontrak yang panjang.
Kencana Energi Lestari (KEEN) Berhasil Memenangi Tender PLTS Tobelo di Maluku Utara
Manajemen KEEN memproyeksikan pendapatan konstruksi sebesar kurang lebih US$ 13,8 juta selama periode pembangunan PLTS Tobelo. Setelah PLTS Tobelo beroperasi secara komersial, KEEN memproyeksikan peningkatan pendapatan sekitar US$ 1,6 juta per tahun dari produksi listrik PLTS tersebut.