Konstituen Indeks Bisnis-27 MEDC, ANTM, hingga PTBA melaju saat IHSG tertekan

Ussindonesia.co.id JAKARTA – Indeks Bisnis-27 sejalan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini (2/3) yang dibuka melemah setelah eskalasi geopolitik di Timur Tengah meluas. Lesunya kinerja indeks sejalan dengan aksi risk-off investor global lantaran perang yang berkecamuk di Timur Tengah antara AS—Israel dengan Iran. Meskipun begitu, saham MEDC, ANTM, hingga PTBA masih bertenaga.

Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09.05 WIB, indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia dibuka melemah 1,65% ke posisi 535,42. Dari 27 konstituen, sebanyak 6 saham menguat dan 21 melemah.

Penguatan harga saham masih dialami antara lain oleh PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang naik 10,72% ke Rp1.910, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) masih menguat 5,75% ke Rp4.600, dan saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) menguat 1,68% ke Rp2.420.

: Ramalan Harga Minyak dari Goldman Hingga JPMorgan Setelah Perang Iran Vs AS-Israel Meluas

Selain itu, penguatan juga dialami oleh PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) yang naik 1,15% ke Rp2.630, saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) naik 0,85% ke Rp2.360, dan saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) menguat 0,79% ke Rp28.825.

Bukit Asam Tbk. – TradingView

Sementara itu, pelemahan harga terdalam dialami oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang terkoreksi 5,82% ke Rp10.925, saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) melemah 5,22% ke Rp1.270, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melemah 4,77% ke Rp1.895, dan saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) melemah 4,35% ke Rp1.320.

: : Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 2 Maret 2026

Kinerja PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) juga terkoreksi 3,29% ke Rp1.615, saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) melemah 3,25% ke Rp1.490, saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) melemah 3,18% ke Rp1.065, dan saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) melemah 3,16% ke Rp7.650.

Pelemahan juga dialami oleh PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) yang terkoreksi 2,84% ke Rp2.050, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) melemah 2,84% ke Rp5.125, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) melemah 2,54% ke Rp3.450, dan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) melemah 2,33% ke Rp252.

Sebelumnya, Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda, menilai IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak volatil dengan kecenderungan yang melemah. Menurutnya, investor akan berbondong-bondong pergi ke instrumen investasi yang menawarkan risiko minim dalam kondisi yang tidak pasti.

Adapun pada perdagangan terakhir, IHSG ditutup stagnan pada level 8.235. Namun, ketegangan di antara Iran—AS telah tecermin dari aksi net foreign sell senilai Rp694,22 miliar, memperderas larinya dana asing sepanjang tahun berjalan 2026 senilai Rp9,51 triliun.

”IHSG pada Senin diperkirakan bergerak volatil dengan kecenderungan melemah seiring meningkatnya sentimen risk-off global akibat eskalasi konflik AS–Israel dan Iran yang mendorong investor beralih ke aset safe haven. Selain itu, pasar juga mencermati potensi kenaikan harga minyak jika terjadi gangguan distribusi di Selat Hormuz yang dapat meningkatkan tekanan inflasi dan biaya produksi emiten,” katanya dalam riset hariannya, dikutip Senin (2/3/2026).

Meskipun berpotensi melemah, Reza menilai bahwa tekanan terhadap IHSG akan cenderung tertahan. Hal itu mengingat komposisi indeks yang banyak diisi oleh saham-saham berbasis komoditas. Saham tersebut berpotensi diuntungkan dari kenaikan harga di sektor energi dan emas.

Sementara secara teknikal, Reza menilai area support IHSG akan berada pada level 8.150—8.100, dengan resistance pada level 8.350.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.