
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 60 per saham dari laba tahun buku 2025. Ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (4/6/2026).
Jika dibandingkan dengan pembagian dividen tahun sebelumnya, angka Rp 60 per saham jauh lebih tinggi. Dari perolehan laba tahu buku 2024, MYOR membagikan dividen tunai Rp 55 per saham atau setara dengan Rp 1,22 triliun.
Menilik kinerja tahun buku 2025, MYOR membukukan penjualan sebesar Rp 38,68 triliun. Realisasi tersebut meningkat dibanding capaian tahun buku 2024 yang sebesar Rp 36,07 triliun.
Dibayangi Ketidakpastian Geopolitik, Cermati Prospek Valas Utama
Direktur Umum dan Operasional Mayora Indonesia Wardhana Atmadja menjelaskan MYOR mendapatkan tantangan yang tidak ringan pada 2025. Tingginya harga kopi dan kakao sebagai bahan baku utama menekan biaya produksi.
Untuk menjaga daya saing di tengah kondisi tersebut, kata Wardhana, terus menjalankan berbagai strategi, mulai dari inovasi produk, peningkatan efisiensi operasional dan pengendalian biaya produksi.
“Harga kopi dan cokelat yang sudah mulai menurun pada memberikan harapan adanya peningkatan margin pada 2026,” jelasnya dalam paparan publik, Kamis (4/6/2026).
Vale (INCO) Akan Tebar Dividen Rp 78 per Saham, Simak Jadwal dan Potensi Yieldnya
Adapun pada 2026, MYOR mematok penjualan sebesar Rp 41,85 triliun atau tumbuh 8,2% secara tahunan dibanding realisasi 2025. Sementara, laba bersih diperkirakan tumbuh 17,3% secara tahunan menjadi Rp 3,41 triliun.