Menko AHY: Rusia berpeluang kembangkan kereta api Sumatra, Kalimantan, Sulawesi

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Indonesia membuka peluang untuk perusahaan Rusia mengembangkan koridor perkeretaapian strategis di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia masih membutuhkan pengembangan jaringan kereta api secara signifikan untuk memperkuat konektivitas nasional dan mendukung pemerataan pembangunan.

Ketua Umum Partai Demokrat ini mengatakan perusahaan Rusia dapat berpartisipasi  koridor perkeretaapian strategis, seperti Trans-Sumatera, Trans-Sulawesi, dan Trans-Kalimantan.

“Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.380 pulau dan populasi sekitar 280 juta jiwa. Bagi kami, transportasi adalah urat nadi yang mempersatukan bangsa dan menghubungkan seluruh wilayah Nusantara,” ujar AHY dikutip dari Antara, Minggu (7/6).

Baca juga:

  • Israel Tewaskan Bayi Palestina Usia 7 Bulan di Tepi Barat
  • Istana: Pelemahan Rupiah karena Banyak Faktor Bukan Komunikasi Buruk Pemerintah
  • Investor Asing Tinggalkan Pasar Saham RI Rp 61 Triliun Ytd, Apa yang Terjadi?

Menurutnya, pengalaman Rusia dalam mengelola sistem transportasi publik, khususnya Metro Moskow, dapat menjadi referensi berharga bagi pengembangan MRT, LRT, dan kereta komuter di Indonesia.

Selain pembangunan jaringan, peluang kerja sama juga mencakup pengembangan teknologi dan manufaktur sarana-prasarana perkeretaapian, rekayasa kereta berkecepatan tinggi dan angkutan berat (heavy-haul rail), peningkatan standar keselamatan dan operasional, pengembangan perkeretaapian rendah karbon, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dan riset.

AHY membahas berbagai peluang kerja sama strategis di bidang transportasi saat melakukan pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia Andrey Nikitin di Moskow, Rusia.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Rusia, khususnya dalam pengembangan transportasi dan konektivitas yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing.