MSCI depak 2 saham RI, begini respons OJK

Jakarta, IDN Times – Lembaga penyedia indeks global MSCI telah melakukan sejumlah peninjauan ulang atau rebalancing atas saham asal Indonesia. Sampai saat ini setidaknya ada satu saham terpaksa turun kelas dan dua emiten keluar dari indeks Morgan Stanley Capital Indonesia (MSCI).

Merespons hal tersebut, Pejabat sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi menyatakan, rebalancing dilakukan berdasarkan valuasi saham terkait. Selain itu, rebalancing saham MSCI saat ini tidak berdampak terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Rebalancing yang sekarang hanya bobot ya. Sebagian masuk, sebagian lebih tinggi, sebagian keluar. Nah itu tentu kalau dilihat dari sisi market, ternyata market juga cukup baik meresponnya ya,” kata Hasan kepada awak media di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (11/2/2026).

1. IHSG menguat seharian

Sebagai informasi, IHSG mengalami penguatan 1,96 persen ke level 8.290,96 pada penutupan perdagangan hari ini. Investor membukukan transaksi sebesar Rp29,80 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 62,06 miliar lembar saham dan frekuensi perdagangan dilakukan sebanyak 3,4 juta kali.

Kemudian, sebanyak 544 saham mengalami penguatan, 156 saham melemah, dan 122 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.

2. Antisipasi market sudah lebih baik

Hasan pun mengatakan, untuk saat ini pasar sudah memahami apa yang kira-kira dan mengantisipasi apa yang kira-kira akan terjadi melalui rebalancing yang dilakukan oleh MSCI.

“Tentu ini kita harapkan dapat terjaga sampai nanti kita mendapatkan konfirmasi pada saat siklus evaluasi rating berikutnya yang di bulan Mei,” ujar Hasan.

3. Saham RI yang didepak MSCI

Untuk diketahui, mengutip pengumuman laman resmi MSCI, emiten milik konglomerasi Salim Grup, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) diturunkan ke kategori Small Cap Indexes dari sebelumnya Global Standard Indexes.

Selanjutnya, ada dua emiten RI yang dikeluarkan dari kategori Small Cap Indexes. Pertama adalah saham milik pengusaha asal Surabaya Hermanto Tanoko, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO). Kemudian saham lainnya yang dikeluarkan dari kategori Small Cap Indexes adalah PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES).

Adapun ketetapan ini berlaku sejak penutupan perdagangan 27 Februari dan efektif mulai 2 Maret 2026.

Hashim Ungkap Prabowo Marah soal MSCI, Minta Pejabat BEI-OJK Mundur Hashim Ungkap Indonesia Dikirimkan 4 Surat dari MSCI, Apa Isinya? MSCI Effect Guncang Pasar Modal RI, ICSF: Ada Risiko dan Peluang