Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tetapkan bea keluar ekspor emas 2026, dampak positif untuk likuiditas dan pertumbuhan ekonomi.
Read More »Indeks Saham Teknologi Melesat 155%, Sampai Kapan Penguatan Berlanjut?
Indeks saham sektoral teknologi telah melesat 155% sejak awal tahun, dengan penguatan yang diperkirakan belum tentu berlanjut pada 2026.
Read More »Emiten Hotel Tuai Berkah di Libur Akhir Tahun 2025, Cek Saham Rekomendasi Analis
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Sejumlah emiten yang bergerak di sektor perhotelan diprediksi bakal menuai berkah pada momentum libur panjang akhir tahun 2025. Analis Fundamental BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand memproyeksikan momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi katalis positif yang sangat kuat bagi emiten hotel di segmen leisure domestik. Secara historis terlihat okupansi hotel di pusat wisata utama mampu mencapai 99% pada saat...
Read More »Aneka Tambang (ANTM) Pastikan Bisnis Emasnya Tak Terdampak Bea Keluar Ekspor
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menegaskan bahwa rencana pemerintah memberlakukan bea keluar untuk ekspor sejumlah produk emas mulai 2026 tidak akan memengaruhi kinerja bisnis perusahaan. Alasannya, seluruh produksi emas batangan Logam Mulia Antam selama ini dipasarkan sepenuhnya di dalam negeri. Corporate Secretary Division Head Antam, Wisnu Danandi Haryanto, menjelaskan bahwa perusahaan tidak melakukan ekspor emas, sehingga...
Read More »Bea Keluar Emas Diterapkan Tahun Depan, Begini Prospeknya Bagi Saham Emiten Emas
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Rencana pemerintah yang akan menerapkan bea keluar untuk ekspor produk emas berpotensi mempengaruhi kelangsungan usaha emiten produsen logam mulia tersebut. Hal ini tercermin dari pergerakan harga saham sejumlah emiten emas selepas pengumuman kebijakan tersebut. Berdasarkan pantauan Kontan, mayoritas saham emiten emas mengalami pelemahan harga pada perdagangan Selasa (18/11/2025). Contohnya dua emiten Grup Merdeka, yakni...
Read More »Emas Melemah Usai Reli, Tertekan Penguatan Dolar AS dan Sentimen Hawkish The Fed
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Setelah mengalami fase reli beberapa waktu belakangan, harga emas dunia kembali masuk masa koreksi sepekan terakhir. Tekanan ini ditengarai faktor penguatan dolar AS serta meredupnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Mengutip Trading Economics, harga emas merosot ke bawah, tepatnya menjadi US$ 4.040,39 per ons troi pada perdagangan Selasa (18/11/2025) pukul 17.17 WIB. Harga emas ini terkoreksi 0,15% dalam sehari....
Read More »Citi Indonesia Perkirakan BI Tahan Suku Bunga pada RDG November 2025
Citi Indonesia memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga 4,75% pada RDG November 2025, meski ada potensi penurunan di Desember 2025 dan Maret 2026.
Read More »IMF Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Stabil di 5 Persen pada 2025
IMF menilai perekonomian Indonesia telah menunjukkan ketahanan di tengah guncangan yang merugikan. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Read More »Menanti Hasil RDG Bank Indonesia, Begini Proyeksi Rupiah Rabu (19/11)
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (18/11/2025). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,09% secara harian ke level Rp 16.751 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI) rupiah juga melemah 0,15% secara harian ke Rp 16.760 per dolar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah melemah terhadap dolar AS karena pasar menanti...
Read More »Terus Merugi, Polychem Indonesia (ADMG) Setop Lini Usaha Polyester
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) resmi menghentikan lini bisnis polyester setelah segmen tersebut mencatat kerugian beruntun selama beberapa tahun dan tidak lagi memberikan kontribusi positif bagi kinerja maupun strategi jangka panjang perusahaan. Wakil Presiden Direktur ADMG, Djali Halim, menjelaskan bahwa kerugian pada divisi polyester terutama dipicu oleh tekanan harga jual akibat kelebihan pasokan global, kebijakan...
Read More »