Purbaya respons IHSG sempat cetak rekor 9.000: Investor percaya ekonomi RI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menyentuh rekor tertinggi di level tertinggi 9.002 pada hari ini sekitar pukul 10.05 WIB. Menurutnya, hal ini mencerminkan kepercayaan investor pada ekonomi Indonesia.

“IHSG itu menunjukkan bahwa investor semakin percaya pada fondasi perekonomian kita ke depan. Dia kan, investor pasar modal forward oriented, kalau mereka nggak percaya langkah-langkah kita walaupun saya ngomong sampai busa-busa, tetap aja jatuh investor nggak akan masuk,” ujar Purbaya usai konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1).

Bendahara Negara itu memproyeksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan juga akan membaik. Sehingga hal ini juga akan memberikan keuntungan bagi perusahaan maupun investor.

“Ketika melihat ada implementasi nyata walaupun nggak sempurna, kelihatannya ke depan akan baik ekonominya, otomatis perusahaan yang listed di bursa untung makin gede, valuasinya bakal naik. Makanya mereka nggak mau ketinggalan masuk ke pasar modal,” jelasnya.

Selain itu, Purbaya juga tetap optimistis IHSG bisa menyentuh level tertinggi sepanjang masa 10.000. “Tahun ini 10.000 nggak susah-susah amat,” tambahnya.

IHSG ditutup di zona merah pada perdagangan Kamis (8/1). IHSG terpangkas 19,342 poin atau melemah 0,22 persen ke level 8.925,471. Sepanjang hari ini, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 9.002,920 dan level terendah di 8.918,405.

Nilai transaksi pada penutupan pasar tercatat sebesar Rp 29,020 triliun dengan volume perdagangan mencapai 55,078 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 3.842.407 kali. Sebanyak 302 saham menguat, 370 saham melemah, dan 138 saham berakhir stagnan.