
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kriteria terkait direksi baru Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini terkait menjelang akan berakhirnya kepemimpinan masa jabatan direksi BEI di tahun 2026 ini.
Purbaya bilang, kepemimpinan bursa harus memiliki komitmen kuat untuk menegakkan integritas pasar. Katanya, hal itu adalah hal yang paling penting dilihat oleh para investor.
“Yang paling penting mereka punya keinginan yang kuat untuk membersihkan pasar dari para penggoreng saham yang kurang bertanggung jawab,” ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (2/1).
Indeks Sektor Kesehatan Sepanjang 2025 Naik 43,78%, Begini Prospek di Tahun 2026
Selain itu, Purbaya juga menanggapi perkembangan upaya pemberantasan praktik manipulasi pasar atau saham gorengan. Sebelumnya, otoritas bursa juga telah mengungkapkan sejumlah langkah peningkatan pengawasan.
“Soal saham gorengan dari bursa, sudah ada selanjutnya belum? Saya akan lihat, akan dilihat terus. Dia serius atau tidak,” katanya.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan pemberian insentif kepada Bursa Efek Indonesia pada 2026, Purbaya menyatakan pemerintah belum menerima permintaan insentif apa pun.
“Mereka belum minta insentif. Kalau mereka minta insentif, saya akan tanya: apa prestasinya? Berapa orang ditangkap?” ujarnya.
Sementara itu, Purbaya juga menanggapi soal ketidakhadiran Presiden Prabowo Subianto pada pembukaan perdagangan BEI di awal tahun 2026 ini. Ketidakhadiran Prabowo itu adalah untuk kedua kalinya semenjak dia dilantik sebagai presiden Republik Indonesia (RI).
Purbaya menegaskan, ketidakhadiran Prabowo pada hari perdana perdagangan Bursa selama dua tahun berturut-turut tak mengurangi perhatiannya terhadap sektor ekonomi maupun pasar modal.
Apalagi, Presiden Prabowo diketahui saat ini sedang di Aceh, yang menunjukkan kepeduliannya dengan masalah yang dihadapi masyarakat.
OJK Angkat Bicara soal Dugaan Hilangnya Dana Member Indodax
“Maka masalah perekonomian lain pun akan diperhatikan oleh Presiden agar pertumbuhan ekonomi akan semakin kuat,” tuturnya.