
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini. Jumat (27/2/2026), ditutup di level Rp 16.787 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,17% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.759 per dolar AS. Sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia yang naik.
Hingga pukul 15.15 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,38%. Disusul, dolar Taiwan yang ambles 0,28%.
Cisarua Mountain Dairy (CMRY) Raih Laba Bersih Rp 2,03 Triliun pada 2025
Berikutnya, yuan China terkoreksi 0,15%. Lalu ada peso Filipina yang terdepresiasi 0,06% serta dolar Singapura yang tertekan 0,04%.
Kemudian ada rupee India turun 0,03% dan dolar Hongkong yang melemah 0,004% terhadap the greenback.
Sementara itu baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,24%.
Diikuti, yen Jepang yang naik 0,07% dan ringgit Malaysia yang menguat 0,03% pada pagi ini.