
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot makin perkasa pada perdagangan tengah hari ini. Senin (1/6/2026), rupiah berada di level Rp 17.818 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah menguat 0,35% dibanding penutupan Jumat (29/5/2026) yang berada di Rp 17.881 per dolar AS. Alhasil, rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia dan berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di Asia.
Hingga pukul 12.01 WIB, rupee India berada satu level di bawah rupiah setelah terlihat menguat 0,18% terhadap the greenback.
Harga Turun dalam Sebulan, Lo Kheng Hong Kembali Borong Saham SIMP
Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,62%. Diikuti, peso Filipina yang anjlok 0,23%.
Berikutnya, baht Thailand tertekan 0,21% dan yen Jepang turun 0,12%. Lalu ada dolar Singapura yang terkoreksi 0,07%.
Selanjutnya ada dolar Taiwan tergelincir 0,05% dan yuan China yang terdepresiasi 0,03%. Disusul ringgit Malaysia turun 0,01%.
Kemudian dolar Hong Kong melemah tipis 0,006% pada perdagangan tengah hari ini.