Saham big banks melemah pada penutupan Jumat (6/2), BBRI catat penurunan terdalam

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja saham emiten perbankan berkapitalisasi besar (big banks) cenderung melemah pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jumat (6/2/2026) pukul 16.00 WIB. Tiga saham bank besar terpantau di zona merah, sementara satu saham lainnya bergerak stagnan.

Penurunan harga terdalam terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), sedangkan penurunan terdangkal dialami oleh saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Adapun saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ditutup tanpa perubahan harga.

Berikut ringkasan pergerakan harga saham big banks selama kurang lebih tujuh jam perdagangan hari ini:

Pada pukul 16.00 WIB, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berada di level Rp 7.675 per saham. Harga ini turun 1,60% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Sepanjang sesi, BBCA sempat menyentuh level tertinggi Rp 7.775 sebelum kembali melemah.

IHSG Ambruk 2,08% ke 7.935, Top Losers LQ45: SCMA, BRPT dan MDKA, Jumat (6/2)

Sementara itu, saham BMRI berada di harga Rp 5.050 per saham. Jika dibandingkan dengan penutupan Kamis (5/2), harga saham BMRI tercatat tidak berubah alias stagnan di level yang sama. BMRI juga sempat menyentuh harga tertinggi Rp 5.050 sebelum mengalami penurunan tipis.

Adapun saham BBRI ditutup di level Rp 3.780 per saham. Dibandingkan dengan penutupan sehari sebelumnya, harga saham BBRI telah turun 1,82%, menjadi penurunan terdalam di antara saham big banks pada hari ini.

Saham BBNI berada di posisi Rp 4.530 per saham. Harga ini turun 0,88% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya, menjadikannya penurunan terdangkal di kelompok saham perbankan besar.