Saham melejit, Bank Danamon bersiap gabung dengan MUFG Indonesia

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Di balik meroketnya harga saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), rupanya perseroan tengah mempersiapkan rencana integrasi dengan MUFG Bank, Ltd. Jakarta Branch (MUFG Indonesia). 

Pada akhir perdagangan Senin (11/5/2026), saham BDMN ditutup di harga Rp 4.700, menguat 4,21% dibanding perdagangan sebelumnya. Dalam perdagangan sehari ini, saham BDMN sempat menyentuh rekor harga tertingginya di Rp 4.830.

Jika dihitung secara kumulatif sejak awal tahun, posisi harga BDMN saat ini mencerminkan lonjakan hingga 90,28%. Dalam setahun, penguatannya mencapai 95,83%. 

OJK Dorong LKM Benahi Kualitas Penyaluran Pembiayaan

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin (11/5/2026), diketahui rupanya BDMN telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) integrasi dengan MUFG Indonesia sebagai bagian dari agenda konsolidasi bank umum yang didorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Integrasi tersebut ditargetkan efektif pada 2027 mendatang.

Manajemen Danamon menyampaikan, integrasi ini akan menggabungkan kekuatan bisnis, keahlian, serta jaringan global dan domestik kedua entitas untuk membentuk salah satu institusi finansial global terdepan di Indonesia.

“Yang mana kami menyediakan solusi finansial dengan jangkauan nasabah yang lebih luas, memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan industri jasa keuangan dan perekonomian Indonesia,” tulis manajemen

Dalam keterangannya, perseroan menjelaskan struktur integrasi nantinya bakal dituangkan dalam rancangan integrasi yang bakal diajukan kepada otoritas terkait dan pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku.

Danamon menegaskan, realisasi integrasi masih menunggu persetujuan regulator dan pemegang saham. Adapun proses integrasi diperkirakan berlangsung selama sekitar satu tahun pada 2027.

Meski demikian, hingga integrasi selesai dilakukan, operasional kedua bank dipastikan tetap berjalan normal. Nasabah Bank Danamon maupun MUFG Indonesia tetap dapat menggunakan seluruh produk dan layanan finansial secara normal.

Selain itu, seluruh hubungan kontraktual dengan para mitra usaha juga tetap berlaku dan dijalankan sebagaimana mestinya. Perseroan menambahkan, setiap perkembangan material terkait proses integrasi akan diumumkan melalui kanal resmi masing-masing bank.

Pemerintah Siapkan Pembiayaan Bunga Rendah untuk Padat Karya, Ini Respons OJK