Saham melesat ratusan persen, simak rekomendasi saham Indospring (INDS)

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Saham PT Indospring Tbk (INDS) tengah menjadi incaran investor di tengah aksi korporasi. Pasalnya, harga saham emiten produsen suku cadang otomotif ini terus menanjak. 

Pada penutupan Rabu (14/1/2025), INDS melesat 25% ke level Rp 555 per saham. Secara bulanan, saham INDS telah menguat 147,77%. Sementara secara year to date melonjak 145,58%.

Pada Desember 2025, INDS melaporkan telah terjadi transaksi afiliasi berupa pembelian aset operasional. Di mana, PT Indobaja Primamurni menjual delapan unit mesin bekas dan empat unit komputer bekas kepada INDS. 

Adapun transaksi jual beli itu mencapai Rp 3,01 miliar. Transaksi ini merupakan langkah optimalisasi aset untuk menunjang kelancaran operasional dan efisiensi produksi INDS ke depan.

IHSG Tembus ke 9.079,4: Sektor Konsumer Non-Primer Pimpin Reli Pagi Ini (15/1)

Selain itu, INDS juga telah menandatangani perjanjian sewa-menyewa ruang kantor yang berlokasi di Prambangan, Kebomas, Gresik dengan PT Indoprima Investama senilai Rp 60 juta dalam waktu tahun tahun hingga 31 Desember 2026. 

Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi bilang pergerakan harga saham INDS tidak semata-mata dipicu oleh aksi penjualan aset. Menurutnya, pasar juga mengantisipasi potensi pembagian dividen serta re-rating valuasi INDS.

“INDS cocok untuk investor yang memiliki strategi trading cepat, ini mengingat di semester satu di 2026 terdapat beberapa sentimen positif seperti rilis laporan keuangan, dividen dan pemulihan sektor otomotif,” katanya, Kamis (15/1/2026).

Secara historis, INDS pernah membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya. Dari laba bersih tahun buku 2024, INDS membagikan dividen tunai sebesar Rp 52,49 miliar atau setara dengan Rp 8 per saham. 

  INDS Chart by TradingView