
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) resmi mencatatkan dua surat utang, yaitu Obligasi I Sinergi Inti Andalan Prima Tahun 2026 dan Sukuk Ijarah I Sinergi Inti Andalan Prima Tahun 2026 pada Jumat (6/2/2026).
Adapun Obligasi I Sinergi Inti Andalan Prima Tahun 2026 memiliki nilai pokok sebesar Rp 500 miliar, yang terdiri dari dua seri. Yakni, Seri A dengan jumlah pokok Rp 201,50 miliar dan Seri B dengan nilai pokok Rp 298,50 miliar.
Rinciannya, Obligasi Seri A memiliki tingkat bunga tetap sebesar 9% dengan jangka waktu 370 Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi, yang akan jatuh tempo pada 15 Februari 2027.
Sementara, Obligasi Seri A ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% dengan jangka waktu tiga tahun terhitung sejak Tanggal Emisi dengan tanggal jatuh tempo 5 Februari 2029.
OJK Optimistis Target Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tercapai, Ini Pendorognya
Selain Obligasi I Sinergi Inti Andalan Prima Tahun 2026, INET juga mencatatkan Sukuk Ijarah I Sinergi Inti Andalan Prima Tahun 2026 dengan total pokok sebesar Rp 500 miliar, yang terdiri dari dua seri.
Yakni, Seri A dengan jumlah imbalan ijarah senilai Rp 205 miliar dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp 18,45 miliar per tahun atau setara dengan 9% dari sisa imbalan ijarah per tahun dengan jangka waktu 360 hari.
Kemudian, jumlah Sisa imbalan Ijarah Seri B yang ditawarkan mencapai Rp 295 miliar dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp 30,23 miliar per tahun atau setara dengan 10,25% dari Sisa Imbalan Ijarah per tahun dengan jangka waktu 3 tahun.