Tahun perdana pasca IPO, CDI Group bukukan kinerja keuangan solid

Ussindonesia.co.id – , JAKARTA — PT Chandra Daya Investasi Tbk (“CDI Group” atau “Perseroan”) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja keuangan yang solid dan operasional yang agresif pada tahun perdananya sebagai perusahaan publik. Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga momentum pertumbuhan melalui ekspansi usaha serta penguatan struktur permodalan yang signifikan.

Direktur CDI Group, Jonathan Kandinata, menyampaikan tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi Perseroan. “Tahun 2025 merupakan momentum transformasi bagi CDI Group setelah menjadi perusahaan terbuka. Kami berhasil mencatatkan kinerja yang solid, didukung oleh operasional yang kuat serta strategi pertumbuhan yang dijalankan secara disiplin,” ujarnya dikutip dari siaran pers, Kamis (26/3/2026).

Sepanjang 2025, CDI Group membukukan EBITDA sebesar 118,8 juta dolar AS sekitar Rp 1,8 – Rp 1,9 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih mencapai 127,8 juta dolar AS (Rp 1,98 – 2,04 triliun), sementara pendapatan tumbuh menjadi 148 juta dolar AS (Rp 2,29 – 2,37 triliun), dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen logistik yang mencatat pertumbuhan paling tinggi.

Perseroan juga menetapkan dividen interim sebesar 10 juta dolar AS (Rp 155 – 160 miliar) sebagai bentuk komitmen dalam memberikan nilai kepada pemegang saham, sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kesehatan keuangan.

Dari sisi keuangan, posisi CDI Group tetap kuat dengan total aset mencapai 1,74 miliar dolar AS (Rp 26,97 – 27,84 triliun) dan kas serta setara kas sebesar 803,3 juta dolar AS (Rp 12,45 – 12,85 triliun). Struktur permodalan tetap terjaga, didukung oleh akses pendanaan yang terdiversifikasi dari pasar modal maupun perbankan.

 

Keberhasilan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada Juli 2025 turut memperkuat langkah transformasi Perseroan. Dana hasil IPO dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan bisnis, khususnya pada sektor logistik serta kepelabuhanan dan penyimpanan.

Secara operasional, CDI Group terus memperluas kapasitas dan kapabilitas bisnisnya, mulai dari penguatan logistik darat dan maritim, pengembangan cold chain, hingga peningkatan kapasitas energi baru terbarukan serta pembangunan fasilitas penyimpanan. Langkah-langkah ini memperkuat posisi Perseroan sebagai platform infrastruktur terintegrasi yang terus berkembang.

Dengan portofolio yang terdiversifikasi di sektor energi, air, kepelabuhanan dan penyimpanan, serta logistik, CDI Group memasuki tahun 2026 dengan fondasi yang kuat. Ke depan, Perseroan akan terus fokus pada ekspansi yang terukur, peningkatan kinerja operasional, serta penciptaan nilai jangka panjang di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur di Asia Tenggara.