Thomas Djiwandono dilantik sebagai deputi gubernur BI siang ini

Jakarta, IDN Times – Wakil Menteri Keuangan 2024-2026, Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono, resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Senin (9/2/2026) siang ini di Mahkamah Agung, Jakarta.

Thomas, yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto, akan mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua MA, Sunarto, pukul 14.00 WIB. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa pun dijadwalkan hadir di acara pelantikan tersebut.

Thomas menggantikan Juda Agung yang mundur dari jabatannya pada 13 Januari 2026. Juda Agung kini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan telah dilantik oleh Presiden Prabowo pada 5 Februari 2026.

1. Pengalaman fiskal jadi modal utama untuk melengkapi sisi moneter

Sebelum dilantik, Thomas menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR pada 26 Januari 2026, bersaing dengan dua pejabat karir BI, Solikin M. Juhro dan Dicky Kartikoyono. Pada 27 Januari 2026, DPR memilihnya sebagai Deputi Gubernur BI yang baru.

Meski tidak memiliki latar belakang di dunia moneter, Thomas yakin pengalaman fiskalnya di Kementerian Keuangan selama 1,5 tahun akan mendukung perannya di BI.

“Saya tidak punya pengalaman moneter, saya tidak bisa pungkiri, tapi saya memiliki beberapa kapabilitas yang lain yang bisa melengkapi dan saya masuk dengan pengalaman saya di fiskal yang cukup, apa ya, 1,5 tahun ini kan cukup dalam. Jadi ini hal-hal yang menurut saya, saya membawa hal-hal yang bisa melengkapi,” imbuhnya.

2.

Thomas Djiwandono merupakan figur yang tak asing dalam lingkar kebijakan ekonomi nasional. Thomas M Djiwandono, yang akrab disapa Tommy, lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo.

Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga ekonom ternama. Ayahnya, Soedradjad Djiwandono, merupakan Gubernur Bank Indonesia periode 1993–1998. Latar belakang keluarga tersebut menjadi salah satu fondasi awal bagi Thomas dalam menekuni bidang ekonomi dan keuangan. Meski demikian, perjalanan karier profesionalnya ditempuh melalui proses panjang dan berjenjang, seiring pengalaman yang dibangun di berbagai institusi.

3. Karier Thomas dimulai sejak dilantik jadi Wamenkeu pada 18 Juli 2024

Karier Thomas di pemerintahan mencapai titik penting ketika ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan dilantik oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo pada 18 Juli 2024. Dalam posisi tersebut, ia terlibat langsung dalam pengelolaan, negara, termasuk pembiayaan APBN, pengendalian defisit, serta upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Sebagai Wamenkeu, Thomas kerap menekankan pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Ia memandang bahwa koordinasi erat antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia merupakan kunci menjaga stabilitas nilai tukar, inflasi, serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

Thomas menempuh pendidikan dasar dan menengah di Jakarta, salah satunya di SMP Kanisius, Menteng. Pendidikan tinggi ia lanjutkan di Amerika Serikat. Ia meraih gelar Sarjana Studi Sejarah (Bachelor of Arts in History) dari Haverford College, Pennsylvania, pada 1994.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington DC, dan meraih gelar Master pada 2003.

Purbaya: Tak Ada Tukar Guling Jabatan Juda dan Thomas Djiwandono Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu Gantikan Thomas Djiwandono Purbaya Dengar Kabar Wamenkeu Pengganti Thomas Dilantik Februari