Emiten portofolio Lo Kheng Hong GJTL tebar dividen Rp278,78 miliar

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Emiten produsen ban portofolio Lo Kheng Hong, PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp278,78 miliar atau setara Rp80 per saham kepada para pemegang saham.

Direktur Finansial GJTL Kisyuwono mengatakan keputusan pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 22 Mei 2026. Dividen tersebut berasal dari laba bersih perseroan sepanjang tahun buku 2025.

“Perseroan akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 Rp278.784.000.000 atau setara Rp80 per saham,” ujar Kisyuwono dalam keterbukaan informasi, Selasa (26/5/2026).

: Bos Baru Gajah Tunggal (GJTL) Siapkan Mitigasi Risiko Geopolitik

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 4 Juni 2026, sedangkan ex dividen berlangsung pada 5 Juni 2026.

Sementara itu, cum dividen di pasar tunai dijadwalkan pada 8 Juni 2026 dan ex dividen pada 9 Juni 2026. Adapun tanggal daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen (recording date) ditetapkan pada 8 Juni 2026.

: : Eks Dubes RI Suryopratomo Jadi Bos Baru Gajah Tunggal (GJTL)

“Pembayaran dividen tunai GJTL dijadwalkan pada 18 Juni 2026,” tambahnya.

GJTL Angkat Suryopratomo Jadi Presiden Direktur

Sebelumnya, GJTL mengangkat mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura sekaligus eks petinggi media nasional, Suryopratomo, sebagai Presiden Direktur perseroan.

Dalam RUPST yang digelar pada Jumat (22/5/2026), pemegang saham juga menetapkan Ris Sutarto dan Sugeng Rahardjo sebagai Komisaris perseroan.

Suryopratomo merupakan lulusan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor pada 1983 dan menyelesaikan pendidikan pascasarjana di institusi yang sama pada 1986.

Dia memulai karier sebagai wartawan Harian Kompas pada 1987 sebelum menjabat Pemimpin Redaksi Kompas pada 2000—2008. Suryopratomo juga sempat menduduki posisi Wakil CEO Kompas Gramedia Group pada 2005—2008.

Kariernya kemudian berlanjut di Metro TV dengan menjabat Direktur Pemberitaan pada 2008—2016 dan Direktur Utama pada 2017—2019. Saat ini, dia masih tercatat sebagai anggota Dewan Redaksi Media Group dan Komisaris Metro TV.

Sebelum bergabung dengan GJTL, Suryopratomo menjabat Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Singapura pada September 2020 hingga Desember 2025.

Dari sisi kinerja, GJTL mencatatkan penjualan sebesar Rp17,66 triliun pada 2025, turun dibandingkan Rp18,02 triliun pada 2024. Meski demikian, laba bersih perseroan meningkat menjadi Rp1,24 triliun dari sebelumnya Rp1,18 triliun.

Gajah Tunggal Tbk. – TradingView _____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.