IHSG sempat tembus 9.000-an, Purbaya: Kenaikannya bakal berlanjut

Jakarta, IDN Times – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus mengalami kenaikan di tahun ini. Optimisme tersebut didasarkan pada perkembangan IHSG yang sempat menembus level 9.000 pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1/2025).

Ia menjelaskan laju IHSG pada akhir tahun 2025 tercatat menutup perdagangan di level 8.646, yang menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 22,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan demikian, tren kenaikan IHSG akan berlanjut pada tahun ini, bahkan mencapai titik lebih tinggi.

“Sepertinya akan berlanjut terus kenaikannya di 2026. Kalau lihat tadi sempat menembus 9.000,” ungkap Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (8/1/2025).

1. Kenaikan IHSG ditopang oleh kepercayaan investor atas kondisi domestik

Ia menjelaskan kenaikan IHSG yang mencapai level 9.000 disebabkan oleh meningkatnya kepercayaan investor, baik domestik maupun asing. Meski kepercayaan tersebut belum sepenuhnya pulih, Purbaya meyakini faktor ini terkait erat dengan komitmen pemerintah dalam melaksanakan berbagai program yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

“Investor pasti melihat, meskipun dampaknya belum sepenuhnya terlihat, mereka melihat pemerintah bekerja serius, dan dampak terhadap ekonomi mulai terasa. Sehingga di akhir triwulan lalu, ekonomi berbalik arah,” tambahnya.

2. Rincian minat investor asing di pasar keuangan RI

Purbaya juga menyoroti semakin tingginya minat investor asing terhadap pasar domestik. Rinciannya, di pasar surat berharga negara, aliran modal asing tercatat sebesar Rp 6,49 triliun pada Desember 2025. Selain itu, pasar Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencatatkan inflow sebesar Rp 27,40 triliun, sementara pasar saham sendiri tercatat aliran modal asing masuk sebesar Rp 12,24 triliun.

“Artinya asing sudah masuk ke sini lagi. Kredibilitas ekonomi dan pasar keuangan kita sudah kembali, dan saya yakin ini akan terus berlanjut di 2026. Jadi, IHSG yang naik ke 9.000 baru awal, saya perkirakan akan terus naik,” tegasnya.

3. Sebanyak 302 saham mengalami penguatan hari ini

Berdasarkan data RTI, IHSG dibuka menguat dan sempat lama di zona hijau pada perdagangan hari ini. IHSG pun sempat ada pada level tertinggi sepanjang masa/all time high (ATH), yakni 9.002,92. Namun, IHSG justru terjun bebas ke zona merah sejak siang hingga penutupan perdagangan sore ini.

Adapun level tertinggi IHSG hari ini tercatat pada posisi 9.002,92, sedangkan level terendahnya pada posisi 8.918,40. Sebanyak 302 saham mengalami penguatan, 370 saham melemah, dan 138 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.

Sementara itu, investor membukukan transaksi sebesar Rp29,03 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 55,13 miliar lembar saham dan frekuensi perdagangan dilakukan sebanyak 3,84 juta kali.