
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pengendali saham PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) yang baru yakni Poh Holdings Pte Ltd telah menyelesaikan proses penawaran tender wajib.
“Sehubungan dengan berakhirnya penawaran tender wajib yang dilakukan oleh Poh Holdings Pte. Ltd. melalui PT Poh Investments Indonesia (pengendali baru) terhadap saham PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE), dengan ini kami sampaikan laporan hasil penawaran tender wajib,” kata Poh Kay Ping Direktur Poh Holding Pte Ltd.
Aksi Massal Jual Dolar Bikin Rupiah Perkasa, Begini Proyeksi Besok (29/1)
Berdasarkan keterbukaan informasi Rabu (28/1/2026), manajemen saham NINE menyampaikan laporan ini disusun dalam rangka pemenuhan ketentuan Pasal 16 POJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.
Penawaran tender wajib dilakukan terhadap sebanyak-banyaknya 1.288.451.545 saham atau sebanyak-banyaknya 59,73% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan.
“Pemegang saham yang menjual sahamnya dalam penawaran tender wajib adalah sebanyak 8 pemegang saham dengan jumlah saham yang dijual sebanyak 53.300 saham atau sebesar 0,00% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan,” ujar manajemen.
Periode penawaran tender wajib berlangsung selama 30 hari setelah pengumuman keterbukaan informasi yang dimulai pada tanggal 19 Desember 2025 dan berakhir pada tanggal 18 Januari 2026. Adapun tanggal penyelesaian transaksi penawaran tender wajib adalah pada tanggal 27 Januari 2026.
Hingga akhir perdagangan Rabu (28/1/2026), pergerakan harga saham NINE berada di posisi Rp 191 per saham atau melemah 9,91% dari perdagangan sebelumnya. Secara tahun berjalan, pergerakan harga saham ini terkoreksi 7,28%.