
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Bursa Asia melemah pada perdagangan Kamis (28/5/2026) pagi. Pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 turun 58,06 poin atau 0,10% ke 64.947,48, Hang Seng turun 97,65 poin atau 0,39% ke 25.230,58, Taiex naik 468,17 poin atau 1,04% ke 44.687,21, Kospi turun 7,90 poin atau 0,10% ke 8,220,5, ASX 200 turun 62,95 poin atau 0,72% ke 8.654,70, Straits Times turun 21,51 poin atau 0,40% ke 5.007,28 dan FTSE Malaysia naik 1,15 poin atau 0,07% ke 1.700,47.
Bursa Asia turun dari level tertinggi sepanjang masa setelah sinyal yang saling bertentangan dari AS dan Iran mengenai prospek kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Mengutip Bloomberg, indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,2%, mengakhiri reli lima hari yang dipicu oleh lonjakan harga saham.
Harga Emas Naik Tipis Kamis (28/5) Pagi, Investor Cermati Prospek Perdamaian AS-Iran
“Pasar saham cukup yakin bahwa resolusi dengan Iran pada akhirnya akan terwujud, meskipun tidak segera,” kata Alexander Guliano, di Resonate Wealth Partenrs.
“Meskipun tampaknya saham telah bergerak terlalu cepat, kita melihat koreksi pasar saham biasa hanya dua bulan yang lalu, yang membantu mengatur ulang sentimen.”
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia tidak puas dengan negosiasi dengan Iran, yang merdam harapan akan terobosan yang akan segera terjadi.
Harga Minyak Naik Kamis (28/5) Pagi, AS dan Iran Masih Berselisih Soal Selat Hormuz
Trump menegaskan tidak ada satu negara pun yang akan mengendalikan Selat Hormuz.