Grab Holdings tambah kepemilikan saham Super Bank Indonesia jadi 13,23%

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Grab melalui A5-DB Holdings Pte. Ltd melaporkan peningkatan kepemilikan sahamnya di PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA). Aksi ini membuat porsi kepemilikan A5-DB Holdings di saham SUPA naik menjadi 13,23%.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 5 Februari 2026, A5-DB Holdings mencatat jumlah saham SUPA yang dimiliki meningkat dari 3,76 miliar saham atau setara 11,10% hak suara menjadi 4,49 miliar saham atau 13,23% hak suara setelah transaksi.

Dengan demikian, terdapat penambahan sekitar 724,17 juta saham SUPA dalam transaksi tersebut. Meski demikian, A5-DB Holdings menegaskan bahwa pihaknya bukan merupakan anggota Direksi maupun Dewan Komisaris Super Bank Indonesia.

: Sebulan Lebih Pasca IPO, Cek Performa Saham Bank Digital Emtek-Grab Superbank (SUPA)

Menurut catatan Bisnis, Grab sebelumnya telah menambah kepemilikan saham SUPA. 

Saat itu, A5-DB Holdings meningkatkan kepemilikan saham SUPA dari sebelumnya 3,39 miliar saham atau 10,03%, menjadi 3,76 miliar saham atau setara 11,10% dari total saham beredar.

: : Superbank (SUPA) Salurkan Kredit dari Dana IPO Rp1,29 Triliun

Rinciannya, A5-DB Holdings membeli sebanyak 209 juta saham pada 14 Januari 2026 dengan harga Rp1.035 per saham, kemudian 103,42 juta saham pada 15 Januari 2026 dengan harga Rp1.062 per saham, serta 50,3 juta saham pada 19 Januari 2026 di harga Rp1.112 per saham.

Berdasarkan perhitungan dari data transaksi, A5-DB Holdings diperkirakan menggelontorkan dana sekitar Rp382,07 miliar untuk menambah kepemilikan saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) dalam periode 14—19 Januari 2026 yang lalu.