IDXHEALTH berpeluang rebound, sentimen Ramadan jadi katalis jangka pendek

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks saham sektor kesehatan (IDXHEALTH) dinilai masih menyimpan peluang rebound meskipun sempat mengalami koreksi dalam beberapa periode terakhir. Karakter sektor kesehatan yang defensif dan relatif tahan terhadap tekanan pasar menjadi daya tarik tersendiri ketika sentimen pasar mulai membaik.

Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai, kebutuhan layanan medis dan farmasi yang bersifat inelastis membuat sektor kesehatan cenderung lebih stabil dibanding sektor lain.

“Ketika IHSG mulai pulih dan investor kembali mencari sektor defensif, IDXHEALTH berpeluang ikut rebound karena permintaan layanan kesehatan tidak terlalu terpengaruh siklus ekonomi,” kata Azis kepada Kontan, Selasa (10/2/2026).

Indeks Sektor Kesehatan Berpotensi Rebound, Momen Ramadan Jadi Katalis Jangka Pendek

Dari sisi musiman, momentum Ramadan dan Idulfitri dinilai berpotensi menjadi katalis positif, terutama bagi emiten farmasi dan layanan kesehatan. Permintaan terhadap suplemen, vitamin, dan obat-obatan biasanya meningkat seiring naiknya mobilitas masyarakat dan fokus pada kesehatan keluarga.

“Momentum Ramadan-Idulfitri bisa mendorong peningkatan pendapatan emiten farmasi dan rumah sakit, khususnya yang memiliki pangsa pasar besar,” jelasnya.

Meski demikian, Azis menilai, sentimen musiman tersebut umumnya bersifat jangka pendek. Penguatan harga saham yang berkelanjutan tetap membutuhkan dukungan fundamental, seperti pertumbuhan pendapatan dan laba yang konsisten.

“Sentimen musiman bisa memicu kenaikan sementara, tetapi untuk rebound yang berlanjut tetap bergantung pada kinerja fundamental emiten,” tambahnya.

Azis juga menyoroti peran sektor kesehatan sebagai tujuan rotasi dana saat pasar bergejolak. Secara historis, sektor ini kerap dilirik investor untuk meredam risiko karena kebutuhan medis tetap ada bahkan dalam kondisi ekonomi yang menantang.

“Dalam kondisi volatil, sektor kesehatan sering menjadi pilihan defensif yang menopang permintaan saham-sahamnya,” kata Azis.

Untuk strategi jangka pendek, Kiwoom Sekuritas merekomendasikan saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dengan strategi trading buy. Target harga berada di kisaran Rp555–Rp570 per saham, dengan level support di Rp515–Rp520.

Kinerja ACES Bakal Terdorong Sentimen Ramadan, Cek Rekomendasi Analis