
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (21/1/2026) ditutup melemah ke level 9.010,33 usai Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 4,75%.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 1,36% atau 124,37 poin. Kondisi ini membaik dari level pembukaan saat indeks komposit memulai perdagangan pada level 9.004,43. IIHSG hari ini sempat menyentuh posisi tertingginya di 9.105,23.
Pada penutupan perdagangan sebanyak 179 saham naik, 546 saham turun, dan 77 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar alias market cap mencapai Rp16.405 triliun.
: Ramalan Kinerja UNTR dari Analis Setelah Izin Tambang Emas Martabe Dicabut
Di tengah pelemahan IHSG, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menguat 2,99% ke Rp105.050 per saham. Posisinya diikuti saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang naik 0,44% menuju Rp4.590.
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. – TradingView
Selain itu, saham emiten logam mulia PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatat kenaikan 3,64% menjadi Rp4.270 dan saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) terapresiasi 3,12% ke level Rp3.310 per saham.
: : Profil Toba Pulp Lestari (INRU) yang Izinnya Dicabut Pemerintah
Adapun penurunan harga ditorehkan oleh PT Astra International Tbk. (ASII) yang terkoreksi 9,28% ke posisi Rp6.600. Demikian juga anak usahanya PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang anjlok 14,93% menjadi Rp27.200. Sedangkan saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) milik melemah 4,97% menjadi Rp11.950 per saham.
Penurunan harga juga ditorehkan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang melemah 3,75% menjadi Rp7.700 dan saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) membukukan koreksi 2,11% menuju level Rp9.300 per saham.
: : Nilai Tukar Rupiah dan Independensi Bank Indonesia di RDG Penentu Suku Bunga
Saham top gainers hari ini dihuni oleh PT Sinergi Inti Plastindo Tbk. (ESIP) yang naik 34,52% ke Rp113, serta PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) tumbuh 34,46% menjadi Rp199 per saham.
Pada jajaran top losers, selain UNTR, ada juga PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) turun 14,43% ke Rp83 per saham.
BI diketahui memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%. Keputusan ini konsisten dengan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak meningkatnya ketidakpastian global. Langkah itu juga guna mendukung sasaran inflasi 2026 dan 2027 serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pelemahan ini telah diperkirakan oleh analis. Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan IHSG sempat melemah 1,24% ke level 9.021,48 pada sesi I perdagangan hari ini.
Dari sisi teknikal, dia menyampaikan bahwa indeks komposit mengalami breaklow support MA5. Hal itu disertai dengan penyempitan histogram MACD di area positif dan stochastic RSI yang bergerak turun dari area overbought.
“Oleh karena itu, kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 9.000 hingga 9.050 pada sesi kedua perdagangan hari ini,” ungkap Valdy.
—
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.