Porsi asing di SBN turun, ini dampak positif dan risikonya

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Penurunan porsi kepemilikan investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dinilai membawa dua sisi dampak terhadap stabilitas pasar keuangan domestik. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), kepemilikan investor non-residen di SBN turun menjadi 12,75% atau setara Rp 862,36 triliun per akhir April 2026. Angka ini menyusut dari 13,17% pada Januari 2026, bahkan lebih rendah...

Read More »

Investor asing kian selektif masuk ke SBN di tengah tekanan rupiah

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Porsi kepemilikan investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) terus menurun. Melansir data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), kepemilikan non residen atau asing di surat utang domestik tercatat tinggal 12,75% per akhir April 2026 atau sekitar Rp 862,36 triliun. Porsi ini turun dari 13,17% atau sebesar Rp 878,75 triliun pada Januari 2026. Jika dibandingkan dengan tahun lalu juga lebih...

Read More »

Saham bank melaju pada perdagangan sesi I Selasa (5/5/2026)

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Saham perbankan terpantau mulai mampu beranjak dari zona merah. Bank-bank milik negara (Himbara) dan bank swasta kompak mencatatkan penguatan yang cukup signifikan. Pada akhir perdagangan sesi I, Selasa (5/5/2026), saham bank berkapitalisasi pasar besar alias big banks kompak parkir di zona hijau. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan penguatan paling tinggi, yakni sebesar 3,62% secara harian menjadi Rp 3.150....

Read More »