Pemegang saham Bank SulutGo yang pilih Rudiyanto Katili dan Riris Ismail jadi direksi dan komisaris

Ringkasan Berita:

  • RUPS Luar Biasa menetapkan Rudiyanto Katili sebagai Direktur Dana dan Rania Riris Ismail sebagai Komisaris Independen, mewakili Provinsi Gorontalo
  • Kehadiran keduanya diharapkan mendukung pencapaian target laba Rp500 miliar pada 2026 serta memperkuat sinergi pembangunan daerah 
  • Susunan baru direksi dan komisaris BSG dipimpin Gubernur Sulawesi Utara bersama PT Mega Corpora, dengan manajemen baru diharapkan segera melakukan akselerasi program kerja

 

Ussindonesia.co.id – Perwakilan Provinsi Gorontalo resmi mengisi posisi strategis dalam jajaran Direksi dan Komisaris PT Bank SulutGo (BSG).

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di Manado, Selasa (10/02/2026), Rudiyanto Katili dan Rania Riris Ismail ditetapkan sebagai bagian dari kepemimpinan baru bank tersebut.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Gorontalo, Noval Abdussamad, menyatakan bahwa para pemegang saham memberikan kepercayaan penuh kepada keduanya untuk membantu mencapai target-target strategis perusahaan ke depan.

“Dalam struktur baru ini, Rudiyanto Katili dipercaya sebagai salah satu Direktur, sementara Rania Riris Ismail menjabat sebagai Komisaris Independen. Penunjukan ini merupakan hasil kesepakatan para pemegang saham, termasuk Gubernur Sulawesi Utara selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) 1 dan Chairul Tanjung dari Mega Corpora selaku PSP 2,” ujar Noval.

Para pemegang saham menilai kedua tokoh ini memiliki rekam jejak yang mumpuni untuk mendukung target BSG dalam meraih laba Rp500 miliar pada tahun 2026. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat sinergi pembangunan daerah, khususnya bagi wilayah Gorontalo.

Struktur Kepengurusan BSG Periode 2026-2031

Keputusan RUPS LB ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, didampingi oleh perwakilan PT Mega Corpora. Berikut adalah susunan lengkap struktur kepengurusan Bank SulutGo yang baru:

Jajaran Komisaris:

Komisaris Utama: Vicky Lumentut

Komisaris: Djafar Alkatiri

Komisaris: Jaclyn Koloay

Komisaris: Max Kembuan

Komisaris: Rania Riris Ismail

Komisaris: Diane

Jajaran Direksi:

Direktur Utama: Revino Pepah

Direktur Operasional: Louisa Parengkuan

Direktur Umum: Joubert Dondokambey

Direktur Kredit: Tetty Rampengan

Direktur Dana: Rudiyanto Katili

Direktur Kepatuhan: Mutesa Holdin

Penetapan ini mulai berlaku sejak diputuskan dalam RUPS LB. Manajemen baru diharapkan dapat segera melakukan akselerasi program kerja guna mencapai target performa perusahaan di awal tahun 2026. (advetorial)