Penguatan produk dan daya beli menopang Unilever (UNVR), cek rekomendasi sahamnya

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) masih menghadapi berbagai tantangan di tengah ketatnya persaingan industri barang konsumsi. 

Meski demikian, strategi perseroan yang berfokus pada penguatan produk eksisting dinilai tepat karena berpotensi menekan biaya sekaligus memperbaiki margin usaha.

Untuk diketahui, UNVR menjalankan kegiatan manufaktur, distribusi, dan pengelolaan merek dengan portofolio sekitar 45 merek di kategori Home & Personal Care (HPC) serta Foods & Refreshment (F&R). 

Jaringan distribusi UNVR didukung 34 depo yang menjangkau sekitar 3,5 juta outlet ritel di seluruh Indonesia.

Rupiah Spot Melemah Tipis 0,02% ke Rp 16.743 per Dolar AS pada Selasa (6/12026) Pagi

Namun, sepanjang 2025 UNVR tidak meluncurkan merek baru dan memilih fokus memperkuat portofolio produk yang sudah ada, sekaligus mengantisipasi tekanan kenaikan harga bahan baku yang berpotensi menekan margin.

Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo menilai, strategi yang konsisten dijalankan UNVR untuk fokus pada portofolio eksisting menjadi salah satu faktor utama yang menopang prospek pertumbuhan laba bersih ke depan. 

“Fokus strategi dalam memperkuat produk eksisting ini juga sudah sangat baik mengingat hal ini bisa menekan cost sehingga margin bisa improve,” jelas Azis kepada Kontan, Senin (5/1/2026).

Di sisi lain, peluang peningkatan kinerja juga terbuka apabila daya beli masyarakat benar-benar pulih secara signifikan, seiring dengan harapan adanya pelonggaran fiskal yang dapat mendorong konsumsi.

Prospek Unilever (UNVR) Diprediksi Stabil di Tengah Tantangan, Cek Rekomendasinya

Dengan kondisi tersebut, kinerja top line UNVR diperkirakan ikut terdorong apabila permintaan produk consumer kembali menguat. 

Alhasil, Azis menilai prospek laba bersih UNVR di tahun 2026 ini masih berpeluang tumbuh meskipun tantangan persaingan tetap membayangi.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Azis memberikan rekomendasi trading buy UNVR dengan target harga di kisaran Rp 2.800 – Rp 2.840 per saham, serta level support berada pada rentang Rp 2.460 – Rp 2.480 per saham.