Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) membantah wacana rencana akuisisi terhadap ExxonMobil Indonesia. Pada hari ini (25/9/2025), beredar kabar CDIA akan mengakuisisi ExxonMobil Indonesia. Merly, Director Corporate Affairs CDI Group, menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar. Dia pun menekankan bahwa seluruh informasi material terkait kegiatan usaha, aksi korporasi, maupun kerja sama strategis akan selalu disampaikan...
Read More »Finance
BI Turunkan BI Rate Jadi 4,75%, Kredit Multiguna Berpeluang Terdongkrak
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Langkah Bank Indonesia (BI) yang meloggarkan kebijakan moneter membuka peluang membantu sektor perbankan. Terutama, bank-bank dengan skala lebih kecil dan memiliki eksposur ke kredit multiguna. Seperti diketahui, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak lima kali sepanjang 2025. Terbaru, pada periode September 2025, BI memangkas suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) ke 4,75%. Analis NH Korindo...
Read More »Bank Digital Mulai Turunkan Bunga sejalan Arah BI Rate dan Bunga Penjaminan LPS
Bank digital melakukan penyesuaian bunga simpanan mengikuti penurunan BI Rate dan bunga penjaminan LPS.
Read More »Masuk Hari Ketiga Listing di BEI, Saham Merdeka Gold (EMAS) Terperosok 11,26%
Saham Merdeka Gold (EMAS) turun 11,26% dalam 3 hari di BEI, meski masih naik 12,15% dari harga IPO. Produksi tambang emas Pani dimulai kuartal I/2026.
Read More »Gawat! Anak Usaha Digugat PKPU, Ini Kata Diamond Food
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND) memberikan penjelasan soal kabar gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di anak usaha, PT Sukanda Djaya. Gugatan diajukan oleh Ko Kwang Hee selaku pemohon. Perkara tersebut tercantum di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) nomor 280/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jakarta Pusat pada Senin (15/9/2025). Sekretaris Perusahaan DMND, Dimass Anugrah Argo Atmaja mengatakan PT...
Read More »Proyek Baru Topang Harum Energy (HRUM), Simak Rekomendasi Sahamnya
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Laba PT Harum Energy Tbk (HRUM) lesu pada kuartal II-2025. Namun, analis menilai, kuartal IV-2025 akan menjadi titik balik bagi HRUM. Berdasarkan laporan keuangannya, pada kuartal II-2025, laba bersih HRUM turun 61% secara tahunan (YoY) menjadi US$ 24 juta. Pelemahan ini dipicu harga jual rata-rata (ASP) batubara yang lemah, menurun 13,7% secara kuartalan (QoQ). Walaupun laba bersih HRUM secara kuartalan tumbuh 334,3%...
Read More »Rieke Diah Pitaloka Ungkap: 39 Pejabat Kemenkeu Jadi Komisaris BUMN
Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi VI DPRI RI, Rieke Diah Pitaloka mengungkapkan, setidaknya ada 39 pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) rangkap jabatan menjadi komisaris BUMN. Ia menilai rangkap jabatan seperti ini tidak efisien. "Ada satu kementerian, 39 (pejabat) di Kementerian Keuangan jadi komisaris (BUMN) begitu ya, dan menurut saya it...
Read More »FUTR Terbang ARA: Akuisisi Dorong Saham Futura Energi Meroket?
Saham FUTR melonjak 25% ke Rp500 setelah akuisisi oleh Ardhantara, didorong proyek geothermal di Gunung Slamet dan rencana ekspansi energi bersih.
Read More »Haji Isam, CPO Naik, Saham PGUN Meledak 2.918%!
Saham PGUN milik Haji Isam melonjak 2.918% di 2025, didorong kinerja keuangan impresif dan hubungan dekat dengan Presiden Prabowo. Laba bersih naik 690%.
Read More »IHSG Stabil Hingga Akhir Tahun? Prediksi Analis Terbaru
Ussindonesia.co.id JAKARTA — Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung stabil hingga akhir 2025. Menurutnya, pelaku pasar saat ini bersikap wait and...
Read More »