Astra International (ASII) akan gelar buyback saham senilai Rp 2 triliun

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) akan menggelar aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp 2 triliun.

Corporate Secretary ASII Gita Tiffany Boer mengatakan, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Selain itu, porsi saham beredar (free float) setelah buyback tetap akan dijaga tidak kurang dari 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor.

Bursa Asia Tertekan Senin (19/1), Dolar Lesu di Tengah Risiko Perang Dagang AS–Eropa

“Pelaksanaan pembelian kembali saham tidak memiliki dampak negatif yang material terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan usaha ASII,” ujar Gita dalam keterbukaan informasi, Jumat (15/1/2025).

ASII memperkirakan pelaksanaan buyback saham akan berlangsung mulai 19 Januari 2026 hingga 25 Februari 2026.

  ASII Chart by TradingView  

Dana yang digunakan untuk buyback berasal dari kas internal perusahaan, bukan dari pinjaman maupun dana hasil penawaran umum.

Menurut Gita, aksi buyback ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga saham ASII di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap nilai fundamental perseroan.

“Untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham serta mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia, ASII berencana melakukan pembelian kembali saham,” tambahnya.

Ancaman Greenland: Emas Sentuh Rekor, Imbas Perang Dagang Makin Nyata

Selain itu, buyback saham juga memberikan fleksibilitas bagi ASII dalam pengelolaan modal jangka panjang.

Saham treasuri hasil buyback dapat dijual kembali di masa mendatang dengan nilai yang optimal apabila perseroan membutuhkan tambahan modal.