Dana asing masuk bursa, cermati saham net buy dan net sell sepekan terakhir

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut selama tiga hari berturut-turut menjelang libur panjang pekan ini.

Pada perdagangan Kamis (16/1/2026), IHSG kembali mencetak rekor tertinggi baru sepanjang sejarah, mencerminkan optimisme pelaku pasar yang masih terjaga.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup menguat 0,47% atau naik 42,82 poin ke level 9.075,40. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak di kisaran 9.040 hingga 9.100. Dalam sepekan terakhir, IHSG telah menguat 1,68%.

IHSG Rekor ke 9.075, Asing Net Buy Rp 3,2 T, Ini Strategi dan Rekomendasi IPOT

Aktivitas perdagangan terbilang ramai pada Kamis lalu. Total volume transaksi saham mencapai 50,63 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 28,25 triliun.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 339 saham menguat, 331 saham melemah, dan 133 saham bergerak stagnan.

Penguatan IHSG juga ditopang derasnya aliran dana asing. Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 958,22 miliar di seluruh pasar pada Kamis.

Secara akumulatif, net buy asing dalam sepekan terakhir menembus Rp 4,46 triliun.

Sejumlah saham menjadi sasaran utama aksi beli investor asing sepanjang sepekan. Saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mencatat net buy terbesar dengan nilai Rp 686,54 miliar, disusul PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 673,47 miliar dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) senilai Rp 627,55 miliar. 

  ASII Chart by TradingView  

Net Buy Asing Tembus Rp 4,46 Triliun, Intip Saham yang Banyak Diborong dalam Sepekan

Selain itu, saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), hingga emiten sektor tambang dan energi seperti PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga tercatat diborong asing.

Namun, di tengah penguatan indeks dan derasnya arus dana masuk, investor asing juga melakukan aksi jual pada sejumlah saham besar. Saham perbankan papan atas seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan net sell terbesar asing sepanjang sepekan.

Aksi jual asing juga terlihat pada saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), hingga beberapa saham sektor energi dan telekomunikasi.