Ketegangan geopolitik reda, harga tembaga global berbalik arah?

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Harga tembaga berjangka di Pasar Comex stabil di dekat US$ 5,8 per pon pada hari Kamis (22/1), setelah mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir. Sementara harga tembaga di pasar London Metal Exchange (LME)  menguat 0,44% secara harian di US$ 12.810 per ton pada Senin (21/1)

Selera risiko di pasar komoditas membaik di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan perdagangan atas Greenland. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (22/1), Presiden AS Donald Trump menolak menggunakan kekuatan militer untuk mengakuisisi Greenland dan mengurangi ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa setelah mencapai kerangka kerja untuk kesepakatan masa depan dengan NATO. 

Sementara itu, persediaan tembaga di gudang yang disetujui Comex AS naik di atas 500.000 metrik ton untuk pertama kalinya, karena para pedagang mengalihkan pengiriman ke AS menjelang potensi tarif. 

Dari sisi permintaan, pembelian dari pabrik di konsumen utama Tiongkok terhambat oleh harga yang sangat tinggi. Aktivitas pembelian tetap lesu menjelang Tahun Baru Imlek, karena insentif biasanya hanya menguat ketika harga turun di bawah 95.000 yuan per ton menurut para ahli industri.