Anak usaha Energi Mega Persada (ENRG) teken kontrak pengadaan senilai US$ 13,08 juta

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengumumkan transaksi berupa penyediaan barang long lead yang melibatkan entitas anak perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd (EEES) dan Konsorsium antara PT Mitra Raya Energi dan PT Energi Drilling Utama (MRE-EDU) menandatangani Kontrak Penyediaan Barang Long Lead dengan No.DRL/EES/2026/004 pada 27 Februari 2026.

Dalam kontrak tersebut, EEES bertindak sebagai pemberi pekerjaan sedangkan Konsorsium MRE-EDU sebagai pelaksana pekerjaan. Baik EEES maupun Konsorsium MRE-EDU dimiliki 100% sahamnya secara tidak langsung oleh ENRG.

Saham Big Banks Kompak Melemah, BBCA Pimpin Penurunan pada Penutupan Jumat (27/2)

“Kontrak Pengadaan dilakukan untuk jangka waktu 17 bulan dengan perkiraan maksimum nilai kontrak sebesar US$ 13.084.391,55,” tulis Wakil Direktur Utama ENRG Edoardus Ardianto dalam keterbukaan informasi, Jumat (27/2/2026).

Transaksi ini termasuk dalam kategori transaksi afiliasi yang dikecualikan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) huruf (b) angka (1) POJK 42/2020, mengingat status ENRG sebagai pemilik 100% saham secara tidak langsung di masing-masing perusahaan yaitu EEES dan Konsorsium MRE-EDU.

Rupiah Masih Tertekan Meski Menguat secara Mingguan, Cek Prospek di Pekan Depan

Manajemen ENRG juga memastikan bahwa transaksi ini tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum dan keuangan, serta kelangsungan usaha perusahaan.

Pada penutupan perdagangan Jumat (27/2/2026), harga saham ENRG melejit 8,64% ke level Rp 1.760 per saham.