
Ussindonesia.co.id – Pasar saham Indonesia dibuka zona hijau pada level 9.007 pada perdagangan Rabu (14/1). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau makin menguat di level 9.009 pada pukul 10.05 WIB, naik 61 poin atau 0,68 persen.
Mengutip data RTI Business, volume transaksi di perdagangan tercatat 18.847 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 9.676 triliun. Adapun frekuensi transaksi tercatat 1.87.725 kali.
Pada awal perdagangan sesi sebanyak 408 saham tercatat menguat 237 saham melemah, dan 151 saham tidak mengalami pergerakan alias stagnan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah (kurs) terhadap mata uang paman Sam pada pagi ini mencapai Rp 16.870 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini tercatat menguat 13,65 basis point, atau 0,081 persen dari sebelumnya ditutup pada level Rp 16.856 per dolar AS.
Di sisi lain, berdasarkan data e-Rate USD BCA, tercatat bahwa kurs beli dolar pada 14 Januari 2026 pukul 10.11 WIB menembus angka Rp 16.865, sedangkan kurs jual berada di harga Rp 16.885 per dolar AS.
Ramalan Zodiak Capricorn 14 Januari 2026: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan, dan Keuangan
Sementara itu, untuk USD di TT Counter BCA harga jualnya telah mendekati Rp 17.000, tepatnya Rp 16.995 per dolar AS. Sedangkan untuk harga beli ditetapkan sebesar Rp 16.695 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga tercatat tinggi di Bank BNI, mencapai Rp 16.861 untuk harga beli, sedangkan harga jualnya mencapai Rp 16.891 per dolar AS.
Jika dipantau dari laman resmi Bank Mandiri, kurs beli dolar di TT Counter telah mencapai Rp 16.675 dengan harga jual sebesar Rp 16.975. Sedangkan untuk kurs beli dolar e-rate Bank Mandiri dikenakan Rp 16.855 per dolar AS untuk harga jual ditetapkan Rp 16.875.
Mengutip Reuters, dolar AS yang pulih mendekati level tertinggi terjadi setelah data CPI AS yang secara umum sesuai dengan perkiraan. Hal itu memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan tetap mempertahankan suku bunga pada akhir bulan ini meskipun ada tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Gedung Putih untuk menurunkan suku bunga.
Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan dolar AS, terakhir naik 0,3% menjadi 99,18, memulihkan kerugian dari hari Senin (12/1) setelah Presiden AS Donald Trump mengancam Ketua Fed Jerome Powell dengan dakwaan pidana.