Manulife (MAMI) jelaskan perubahan pemegang saham pengendali: Masih dalam kendali grup

Bisnis.com, JAKARTA — PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) dan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (AJMI) menjelaskan pengambilalihan saham PT Buanadaya Sarana Indonesia (BSI) oleh PT Tirta Dhana Nugraha (TDN) merupakan langkah internal dalam Grup Manulife di Indonesia.

Untuk diketahui, PT Buanadaya Sarana Indonesia merupakan entitas perantara kepemilikan MAMI. Nantinya, PT Tirta Dhana Nugraha, salah satu pemegang saham utama dari AJMI akan menguasai 86% saham yang diterbitkan PT Buanadaya Sarana Indonesia.

Director & Chief Legal, Risk & Compliance Manulife Aset Manajemen Indonesia Justitia Tripurwasani menegaskan bahwa keempat entitas tersebut berada di bawah kepemilikan Manulife Group.

: Asuransi Jiwa Manulife Tak Lagi jadi Pengendali Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI)

“Seluruhnya merupakan entitas yang berada di bawah kepemilikan Manulife Group, sehingga tidak mengubah pengendalian secara grup,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (7/1/2026).

Dia meneruskan, pengambilalihan saham itu tidak berdampak langsung terhadap karyawan, klien, atau mitra bisnis. Aksi ini berfokus pada penguatan struktur permodalan dan kepemilikan, bukan pada perubahan struktur organisasi maupun hubungan komersial.

: : Manulife Aset Manajemen (MAMI) Cetak AUM Rp124,3 Triliun per Desember 2025

Adapun, Justitia menekankan pengumuman yang pihaknya lakukan adalah dalam rangka memenuhi ketentuan UU Perseroan Terbatas, sebagai bentuk transparansi atas aksi korporasi yang akan dilakukan dan perlindungan para pemangku kepentingan.

Sementara itu, Chief Marketing Officer Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, Shierly Ge menjelaskan penerbitan dan pengambilalihan saham itu dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan penyelarasan kepemilikan di dalam grup, tanpa mengubah operasional atau layanan kepada pemangku kepentingan. 

“Seluruh proses dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan semata‑mata merupakan penataan internal guna menjaga struktur bisnis grup tetap solid dan berkesinambungan, dengan tetap memastikan tata kelola yang baik,” ujarnya.

Untuk diketahui, Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mencatatkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) senilai Rp124,3 triliun per Desember 2025. AUM tersebut menempatkan MAMI sebagai manajer investasi terbesar di Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, Direksi PT Buanadaya Sarana Indonesia mengumumkan rencana penerbitan 1.352.052 saham baru yang seluruhnya akan diambil bagian oleh PT Tirta Dhana Nugraha.

“Pemegang saham Perseroan lainnya, yaitu PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, telah mengesampingkan haknya untuk mengambil bagian atas saham yang diterbitkan Perseroan secara proporsional dengan jumlah saham yang dimiliki,” tulis informasi tersebut, dikutip pada Selasa (6/1/2026).

Asuransi Jiwa Manulife tidak melepas kepemilikan sahamnya, tetapi aksi korporasi itu membuat persentase kepemilikan saham di MAMI terdilusi.