Rumus dan cara menghitung dividen saham untuk investor

Ussindonesia.co.id JAKARTA – Dividen merupakan salah satu keuntungan utama yang diharapkan investor saat membeli saham, selain potensi kenaikan harga. Namun, masih banyak investor pemula yang belum memahami bagaimana cara menghitung dividen saham, dividen per lembar saham (Dividend Per Share/DPS), hingga dividend yield.

Perhitungan dividen sangat penting untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang bisa diterima dari kepemilikan saham serta untuk membandingkan daya tarik suatu saham dengan instrumen investasi lain. Berikut penjelasan lengkap, terstruktur, dan mudah dipahami mengenai cara menghitung dividen saham.

Apa Itu Dividen dan Mengapa Penting bagi Investor?

Dividen adalah pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham yang biasanya diberikan dalam bentuk tunai. Tidak semua perusahaan membagikan dividen, karena keputusan ini bergantung pada kebijakan manajemen dan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

: Cara Menghitung Dividen Saham untuk Investor Pemula, Mudah!

Bagi investor, dividen memiliki beberapa fungsi penting:

  • Menjadi sumber pendapatan rutin dari saham
  • Menunjukkan kinerja dan kesehatan keuangan perusahaan
  • Menjadi indikator stabilitas perusahaan dalam jangka panjang
  • Membantu investor memilih saham berbasis pendapatan (income investing)

Untuk memahami nilai dividen secara lebih objektif, investor perlu mengetahui cara menghitung dividen per lembar saham dan dividend yield.

: : Tips Investasi Saham yang Aman Pakai Aplikasi Online

Rumus Dasar Menghitung Dividen Saham

Rumus Dividen per Lembar Saham (Dividend Per Share/DPS)

  • DPS = Total Dividen / Jumlah Saham Beredar. 

Rumus Total Dividen yang Diterima Investor

: : Tips Cuan Investasi Saham dari Bos Mandiri Sekuritas

  • Total Dividen = DPS x Jumlah Saham yang Dimiliki

Rumus Dividend Yield

  • Dividend Yield (%) = (DPS / Harga Saham Saat Ini) x 100%

Rumus-rumus ini menjadi dasar untuk seluruh perhitungan dividen saham.

Langkah-langkah Menghitung Dividen Saham Langkah 1: Cari Informasi Dividen

Investor perlu mengetahui:

  • Total dividen yang dibagikan perusahaan, atau
  • Dividen per saham (DPS), atau
  • Persentase pembagian laba (Dividend Payout Ratio/DPR)
  • Jumlah saham beredar

Informasi ini biasanya diumumkan perusahaan melalui laporan keuangan atau keterbukaan informasi.

Langkah 2: Hitung Total Dividen yang Dibagikan Perusahaan

Jika diketahui persentase pembagian laba (DPR):

Total Dividen = Laba Bersih x DPR

Contoh:

  • Laba bersih: Rp10 miliar
  • DPR: 40%
  • Total dividen: Rp10 miliar x 40% = Rp4 miliar
  • Langkah 3: Hitung Dividen per Lembar Saham (DPS)

DPS = Total Dividen / Jumlah Saham Beredar

Contoh:

  • Total dividen: Rp4 miliar
  • Saham beredar: 10 juta lembar
  • DPS: Rp4 miliar / 10 juta = Rp400 per lembar
  • Langkah 4: Hitung Dividen yang Anda Terima

Dividen Diterima = DPS x Jumlah Saham yang Dimiliki

Contoh:

DPS: Rp400

Saham dimiliki: 1.000 lembar

Total dividen: 1.000 x Rp400 = Rp400.000 (sebelum pajak)

Contoh Lengkap Perhitungan Dividen Saham

Data Skenario Fiktif:

  • Laba bersih perusahaan: Rp10 miliar
  • DPR: 40%
  • Saham beredar: 10 juta lembar
  • Saham yang dimiliki investor: 1.000 lembar
  • Harga saham saat ini: Rp5.000

Hasil Perhitungan:

  • Total dividen: Rp4 miliar
  • DPS: Rp400 per saham
  • Dividen diterima investor: Rp400.000
  • Dividend yield: 8%

Cara Menghitung Dividend Yield

Dividend yield digunakan untuk mengetahui persentase imbal hasil dividen dibandingkan harga saham.

Rumus Dividend Yield:

Dividend Yield (%) = (Dividen Tahunan per Saham / Harga Saham Saat Ini) x 100%

Langkah-langkah Menghitung Dividend Yield

Tentukan dividen tahunan per saham

Jika dividen kuartalan Rp100, maka dividen tahunan = Rp100 x 4 = Rp400

Cari harga saham saat ini

Masukkan ke rumus dividend yield

Contoh:

  • Dividen tahunan: Rp500
  • Harga saham: Rp10.000
  • Dividend yield: (Rp500 / Rp10.000) x 100% = 5%

Apa Arti Dividend Yield bagi Investor?

Dividend yield membantu investor:

  • Membandingkan imbal hasil antar saham
  • Menilai potensi pendapatan pasif
  • Mengukur efisiensi investasi berbasis dividen
  • Namun, dividend yield tinggi tidak selalu berarti saham tersebut menarik.

Yield bisa tinggi karena harga saham turun tajam, sehingga tetap perlu dianalisis bersama kinerja fundamental perusahaan.

Memahami cara menghitung dividen saham, dividen per lembar saham, dan dividend yield adalah keterampilan dasar yang wajib dimiliki investor. Dengan perhitungan yang tepat, investor dapat mengetahui potensi pendapatan, menilai kelayakan saham, serta membuat keputusan investasi yang lebih rasional dan terukur.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, investor pemula maupun berpengalaman dapat menghitung dividen saham secara mandiri dan lebih percaya diri dalam mengelola portofolio investasinya.