
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko berbalik koreksi ke area 8.970–9.039 pada awal pekan, Senin (19/1/2026), setelah menutup perdagangan pekan lalu di zona hijau. Meski begitu, sejumlah saham seperti CTRA, ITMG, hingga RAJA dinilai masih menarik untuk dicermati investor.
Tim Analis MNC Sekuritas mencatat IHSG menguat 0,47% ke level 9.075 pada penutupan perdagangan Kamis (15/1/2026). Meski demikian, penguatan tersebut disertai dengan munculnya tekanan jual, seiring indeks komposit telah mencapai target penguatan di area 9.100.
“Posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii]. Cermati area koreksi yang dapat terjadi di rentang 8.970–9.039 serta area penguatan di kisaran 9.123–9.151,” tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset harian, Senin (19/1/2026).
: IHSG Diproyeksi Konsolidasi pada Level 9.000 Pekan Depan, Cermati Saham JPFA, BBRI, dan AADI
Sejalan dengan itu, level support IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan berada di area 8.956 dan 8.908. Sementara itu, level resistansi berada di kisaran 9.077 dan 9.151. Dengan konfigurasi tersebut, pergerakan IHSG dinilai rawan mengalami koreksi teknikal dalam jangka pendek.
Di tengah risiko koreksi indeks, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan hari ini, baik untuk strategi buy on weakness maupun sell on strength.
: : Penyebab IHSG Bergerak Volatil Meski Berulang Kali Cetak Rekor ATH
Saham-saham yang menjadi rekomendasi MNC Sekuritas pada perdagangan hari ini adalah: CTRA – Buy on Weakness
Saham CTRA menguat 3,87% ke 940 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi CTRA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii].
- Buy on Weakness: 900-920
- Target Price: 960, 975
- Stoploss: below 880
ITMG – Buy on Weakness
Saham ITMG menguat 0,56% ke 22,275 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun pergerakannya masih tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, posisi ITMG sedang berada pada bagian akhir dari wave [i] dari wave 1.
: : IHSG Sepekan ATH ke 9.075 Didorong Aksi Beli Asing hingga Nilai Transaksi
- Buy on Weakness: 22,175-22,275
- Target Price: 22,475, 22,675
- Stoploss: below 22,125
RAJA – Spec Buy
Saham RAJA terkoreksi 0,74% ke 6,700 dan disertai dengan adanya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 6,525 sebagai stoplossnya, maka posisi RAJA saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (4).
- Spec Buy: 6,625-6,700
- Target Price: 6,975, 7,500
- Stoploss: below 6,525
KLBF – Sell on Strength
KLBF terkoreksi 2,03% ke 1,205 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, namun koreksinya tertahan oleh MA20. Kami memperkirakan, posisi KLBF saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 2, sehingga KLBF masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 1,095-1,165 sekaligus menutup area gap-nya.
- Sell on Strength: 1,215-1,230
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.